Feeds:
Pos
Komentar

Lelaki Impian


Pendiam. Murah senyum. Lebih sering mendengar ketimbang berbicara. Tapi, sekali berkata, banyak orang terpengaruh. Juga terperangah. Pertama kali saya berkenalan, ia nampak biasa-biasa saja. Saya mengoceh, bahkan sok menggurui. Ia hanya diam dan menyimak.

Dalam banyak pertemuan, ternyata ia menjadi nara sumber. Jika tidak, selalu ada waktu yang disediakan untuknya. Untuk memberikan kata-katanya. Artinya, ia tergolong orang yang diminta bicara. Sambutan dan tanggapan darinya selalu dinanti. Kata-katanya menyentuh. Sarat hikmah. Penuh perhitungan. Di sela-sela kalimatnya, senantiasa mengalir satu dua ayat al Qur’an. Karena itu, teman-teman tiada pernah bosan mendengarkannya berbicara. Sekarang barulah saya sadar, ternyata dia orang hebat. lelaki impian.

Mendengar adzan, tubuhnya langsung melesat menuju sumber bunyi. Apapun kondisinya. Dengan gagah ia duduk bersimpuh di shaf terdepan. Tangannya memegang mushaf. Matanya menatap tajam ke setiap ruas-ruas ayat. Khusyu’.

Di sisi lain, berkumpul padanya sumber-sumber ancaman. Fitnah. Ia memiliki kesenangan dunia yang menggiurkan. Dan, menggoda. Betapa tidak, wajahnya tampan. Ditambah otaknya yang cerdas. Bicaranya memukau dan menyentuh. Dengan semua itu, surga dunia menghampar di hadapannya. Pintu popularitas terbuka lebar. Dalam kamus kehidupan, betapa semua nikmat ini sangat potensial menutup akselerasi hidayah. Segala kemungkinan-kemungkinan untuk terhalang dari hidayah ada pada dirinya.Tapi, ia tetap ia.

Semua gelombang fitnah itu dialihkannya ke dalam pintu-pintu hidayah. Seringkali rekan dan adik-adiknya tersadar dengan sikap dan kepribadiannya. Walau ada kekurangan, kita perlu melihat sisi positif padanya. Pada siapa saja. Agar muhasabah lebih dominan dari hujatan dan kritik.

Dalam sejarah, Mush’ab bin Umair ra. terpilih menjadi delegasi pertama Rasulullah Saw. Ia mendapat kehormatan menghandle tugas Nabi di Madinah, menjadi duta luarbiasa dan berkuasa penuh. Ternyata ia diutus bukan karena retorika ansich. Ada yang menarik dari perjalanan hidupnya. Yakni, proses berislamnya yang mengagumkan. Sahabat ini termasuk orang-orang yang berani mengambil keputusan hijrah. Berani berubah. Dan, siap sabar menjalani masa peralihan. Lalu, dengan tegap merubah haluan kehidupannya. Padahal, sebelum hijrah, segala fasilitas duniawi terbentang untuknya. KARENA HIJRAH, IA PUN TERHORMAT.

Lalu, kita mengenal sosok Uwais al-Qorniy. Lelaki yang takut terkenal. KITA DAPATI KETERBATASAN YANG DIMILIKINYA TIDAK MAMPU MEREDAM ANTUSIAS UMAR AL-FARUK YANG SELALU MENCARI-CARI KEBERADAANNYA. Umar merindukannya. Walau ia sangat sederhana dan terbatas. Sayangnya, orang seperti Uwais sulit terdeteksi. Bisa jadi hanya orang seperti Umar saja yang mampu melihat dan menghormati sosok seperti Uwais.

Semoga kita dapat mencontohnya.. aamiin ya mujib..

Cerita Tentangnya


Diketik dikala jam pulang kantor hari ini..

Aku ingin bercerita.. ketika kita melihat senyum yang indah dihadapan kita, betapa senangnya hati kita.

itu yang aku rasakan kemarin, disaat hari miladnya dia, senangnya dia mau menerima kado dariku. sebuah Al-Qur’an berserta tajwid didalamnya, dan buku Uje juga Novel Pesan Cinta dari Turki. Dia bilang, dia senang menerima kado dariku.

Semoga dia bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, begitupun juga aku.

Terpenting dari itu semua, aku ingin membuatnya tersenyum selalu. Dia cerita banyak tentang keluarganya.

Jaga selalu dia ya Robb.. sebaik-baiknya penjagaan adalah penjagaan dari Mu.

Semoga Engkau merahmati kami dan keluarga.

Salam,

10092014

Taat Pada Suami


Oleh: Mochammad Hisyam

Seorang lelaki datang menghampiri Rasulullah SAW. Sekonyong-konyong, Muadz, nama lelaki itu, menghampiri kaki Baginda Nabi Muhammad dan bersujud di hadapannya.

Maka, Rasulullah pun menegur Muadz. “Apa yang kau lakukan ini, wahai Muadz?” Dia lantas menjawab, “Aku mendatangi Syam, aku dapati mereka (penduduknya) sujud kepada uskup mereka. Maka aku berkeinginan dalam hatiku untuk melakukannya kepadamu, wahai Rasulullah.”

Rasulullah SAW pun melarang Muadz. “Jangan engkau lakukan hal itu karena sungguh andai aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada selain Allah, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya. Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seorang istri tidaklah menunaikan hak Rabb-nya sampai ia menunaikan hak suaminya. Seandainya suaminya meminta dirinya dalam keadaan ia berada di atas pelana (hewan tunggangan) maka ia tidak boleh menolaknya.”

Hadis yang diriwayatkan dari sahih Ibnu Majah dan sahih Ibnu Hibban dari Abdullah Ibnu Abi Auf RA tersebut menggambarkan betapa seorang istri harus taat kepada suami. Islam meninggikan kedudukan seorang suami sebagai imam sehingga istri harus patuh.

Ketaatan seorang istri kepada suami merupakan bagian penting yang harus diperhatikan oleh seorang istri. Ketaatan kepada suami menunujukkan kesalehan seorang istri. Hal ini dapat kita pahami dari firman Allah SWT yang termaktub dalam Alquran surah an-Nisa (4) ayat 34.

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu, maka wanita yang saleh ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada oleh karena Allah telah memelihara (mereka).”

“Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian, jika mereka menaatimu maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.”

Ketika seorang istri taat dan patuh kepada suaminya, akan menjadi sebab bagi sang istri mendapatkan surga. Sebaliknya, pembangkangan seorang istri terhadap suaminya akan berakibat mendapatkan laknat Allah dan di akhirat masuk neraka.

Dalam saahih Ibnu Abi Hatim dari Abu Hurairah ra. ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang wanita mengerjakan shalat lima waktunya, mengerjakan puasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.”

Dalam hadis lain, “Jika seorang suami mengajak istrinya berhubungan dan istri menolak, lalu suami marah kepadanya sepanjang malam, para malaikat melaknat istri itu sampai pagi.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian, bisa dikatakan, bila surganya anak itu terletak pada telapak kaki (keridaan) ibu, surganya istri itu terletak pada telapak kaki (keridaan) suami. Dari Ummu Salamah ra. ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Wanita (istri) mana saja yang meninggal dalam keadaan suaminya ridoa kepadanya niscaya ia akan masuk surga.”(HR Tirmidzi)

Untuk itu, seorang istri yang ingin dimasukkan ke surga, hendaknya ia selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta mencari keridaan suami dengan cara taat dan patuh kepada suaminya. Ketaatan sepanjang suaminya itu tidak memerintahkan dan mengajak kepada kemaksiatan dan kemungkaran. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada khalik (Allah).” Wallahu’alam.


Sifat posesif adalah sifat umum yang seringkali ditemui pada setiap pasangan kekasih maupun suami istri.

Cara Mengurangi Sifat Posesif Pada Pacar

Posesif juga bisa diartikan cara yang ‘salah’ dari seorang kekasih dalam mengekspresikan perasaan cintanya.

Sifat ini bisa timbul akibat rasa cemburu yang berlebihan dan perasaan takut kehilangan pasangan sehingga kamu merasa ingin terus mengontrol pasanganmu.

Sifat posesif sebaiknya dihindari karena jika dibiarkan terus menerus maka pasangan akan merasa tak nyaman dan hubungan bisa kandas di tengah jalan.

Ada beberapa cara mudah yang bisa diterapkan agar sifat posesif yang berlebihan terhadap pacar bisa berkurang.

1. Kenali penyebab sifat posesif pada diri kamu

Sifat posesif bisa datang karena pernah merasa kecewa saat menjalin hubungan dengan orang lain di masa lalu. Mungkin kamu pernah dicampakkan atau dikhianati kekasih.

Jika ini adalah sumber penyebab sifat posesif kamu, sebaiknya kamu segera mengintropeksi diri dan berusaha melepaskan trauma yang ada pada dirimu itu.

2. Hargai diri sendiri

Cara menghargai diri sendiri yang paling tepat adalah melepaskan segala rasa takut dan tidak aman saat menjalin hubungan dengan pasangan yang sekarang.

Dengan menghargai diri sendiri maka kamu bisa lebih percaya diri di depan pasangan. Kepercayaan diri inilah yang mendorongmu lebih yakin bahwa kamu dicintai oleh pasanganmu.

3. Jangan terlalu bergantung pada pasangan

Cara menghilangkan sifat posesif

Orang yang posesif biasanya akan selalu bergantung pada pacar dan tidak bisa sedetikpun jauh dari pacar. Oleh karena itu, kamu perlu mencari waktu luang untuk diri kamu sendiri dan belajar untuk tidak bergantung pada pacar.

Misalnya saja kamu bisa menghabiskan waktu luang dengan teman-teman dan keluarga untuk bersenang-senang. Dengan cara ini maka kamu juga akan mendapat warna baru dalam kehidupanmu bersama pasangan.

4. Tetaplah berpikir positif

Salah satu kunci yang bisa membuat hubungan langgeng adalah kepercayaan dan pikiran positif. Hilangkan segala perasaan dan pikiran negatif terhadap pasangan agar kamu dan pasangan bisa lebih santai menjalani hubungan.

Itulah keempat kunci untuk mengurangi sifat posesif pada pacar. Ingatlah bahwa untuk menjadikan hubungan lebih matang dan langgeng, maka sifat posesif harus dihilangkan. (RN)


Pernahkah anda melihat film Indicent Proposal ? dimana Demi Moore dan suaminya bangkrut karena Judi. Dan akhirnya untuk menutupi hutangnya, Demi Moore diajak tidur semalam dengan bayaran US$1M. Disitu ada dilema, dia ingin membantu suaminya tapi disisi lain juga menyakiti hati suaminya.

Disini saya tidak akan membahas masalah tersebut, tapi di film itu ada kata2 yang saya ingat dan berkesan.
Jika kekasihmu ingin meninggalkanmu, lepaskanlah…Jika :
Ia kembali, Ia akan jadi milikmu selamanya….Jika
Ia tidak kembali, Ia memang bukan milikmu dari mula pertama.


Pelajaran Moral Pertama :
Kalo masih jadi kekasih, kalo pacar minta putus..putuskanlah karena suatu saat..justru kita yang diputus dan kurang siap menghadapinya.
————————————————————————————————————
5 tahun yang lalu, saya dengan teman saya berbincang masalah pacar teman saya, didinginnya malam musim semi di tepi Jalan Itaewon-Seoul hingga pukul satu malam.
Teman saya diputus pacarnya, dan sudah berkali2 putus, tapi temen saya berusahan untuk menyambung tali silaturahim lagi dengan pacarnya, tapi pacar tidak mau. Teman saya sangat menyesal, dan merasa bahwa pacarnya adalah wanita terbaik yang pernah ditemuinya. Dia yakin takkan menemukan yang sebaik mantannya itu.

Akhirnya saya bercerita tentang anak dan orang tuanya….. Jika anda punya anak, dan anak anda bermain pisau…maka anda berusaha keras melarang dan merebut pisau itu. Anak anda yang tidak tahu bahayanya, akan menangis sejadi-jadinya dan menganggap orangtuanya tidak sayang.
Padahal anda melakukannya justru karena anda sayang anak anda akan mengganti pisau dengan mainan lain yang lebih menarik.
Pun demikian jika anda memang ditakdirkan putus dengan kekasih anda. Anda harus yakin bahwa “anda akan dipilihkan oleh-Nya jodoh yang lebih pas dan baik untuk anda”.
Malam itu saya bertaruh padanya bahwa istrinya nanti akan lebih cantik, lebih baik hati dan lebih cocok dengannya. 3 tahun kemudian, ternyata omongan saya terbukti. teman saya menikahi wanita yang terbaik yang pernah menemuinya.

Pelajaran Moral Ke-2 :
Jika pacar minta putus dan sudah tidak dapat diusahakan berdamai, relakan itu sebagai takdir.
yakinlah bahwa Allah akan menggantinya dengan orang yang lebih cocok untuk kita.
————————————————————————————————————
Saat putus cinta yang terakhir, saya vacuum hingga 4-tahun. Sampai temen baik saya (anggota forum ini) bersusah payah mencarikan jodoh. Pada saat itu mantan pacar saya menemukan cintanya. Dia bilang sangat beruntung mendapatkan calon suami yang sesuai kriterianya. Tidak lama kemudian saya pun mendapatkan jodoh. saya pun beruntung mendapatkan calon istri yang sesuai kriteria saya.
Akhirnya saya menikah dulu dan disusul olehnya. 2-tahun yang lalu kami tidak sengaja bertemu dipernikahan teman saya. kami bercerita kebahagian kami masing2, akhirnya kami sepakat, bahwa beruntung saya berpisah dengannya. demikian juga dia.

Pelajaran Moral Ke-3 :
– Dalam perpisahan cinta, tidak ada yang dirugikan (anda dan mantan anda akan mendapatkan keuntungan dari perpisahan itu).
————————————————————————————————————
saya punya sahabat wanita yang cantik dan tinggi semampai (sahabat dekat–karena saya tidak berani mencintainya karena hanya akan ditolaknya, dan menambah deretan sakit hati, mending jadi sahabat bisa melihat dan bertemu setiap saat…he..he..)
Suatu saat ada 3 orang lelaki yang sama2 mendekati, semua baik sifatnya, bagus fisiknya tapi berbeda bawaannya. Satu membawa mobil, satu motor dan satunya suka pinjem motor temennya (maklum jogja susah angkot, jadi tidak saya sebutkan satunya ngangkot).
Akhirnya sahabat wanita saya menerima cowok yang punya mobil. Saya pun bereaksi keras, dan langsung bilang ke-dia bahwa dia termasuk cewek matre.
Dia diem dan kalem saja, katanya,”masa depan harus dipikirkan, semua pilihan sama kenapa tidak pilih yang lebih kaya..?”.

Bulan berganti dan saya bersama dia di Graha Sabha Pramana (tempat anak teknik mengamati cewek cantik ekonomi, sastra dan Fisip). Tiada lama berselang, lewat dua cewek..yang satu cantik, putih, mancung, tinggi dan bohay. satunya hitam manis, agak kriting dan lainnya normal. Tanpa diduga, cewek matre sahabat saya bicara,”kalo cewek itu 2-2nya suka dan mencintaimu, sifatnya sama baiknya, kamu pilih mana..?”
Aku langsung jawab,”pilih yang putih mancung.”
Sahabat saya pun berkata,”Adalah wajar lelaki memilih cewek yang fisiknya bagus dan sexy, dan aku tidak mengatakan kamu penjahat kelamin”.
“tetapi cowok menyebut cewek matre jika ia memilih yang lebih kaya karena si-cewek berpikir untuk masa depannya”.

Pelajaran Moral Ke-4 :
– Wajar lelaki memilih cewek berdasarkan fisik pertama kali, dan hebatnya tidak dibilang penjahat kelamin.
– Wajar wanita memilih cowok yang lebih kaya untuk masa depannya, dan sialnya dianggep cewek matre.
———————————————————————————————————————-
saya pernah melakukan survey dengan temen saya..Pertanyaan ke-1 pada orang yang pacaran….Kenapa kamu memilih dia sebagai pacarmu..?
Jawabannya macem2 :
– Karena baik hati, sabar, cantik, sexy, nyambung diajak ngomong, dll (untuk cowok)
– Karena pinter, dewasa, berbadan atletis, bermasa depan cerah, kuliah di teknik, dll (untuk cewek).

Pertanyan ke-2 pada orang yang sudah menikah Kenapa kamu memilih dia sebagai suami/istrimu..?
Jawabannya :
– Dia baik dan kita cocok (sebagian besar jawabannya seperti itu)

Pelajaran Moral Ke-5
– Saat anda bener2 mencintai pasanganmu, anda akan kehabisan akal untuk mengatakan alasan mengapa anda mencintainya.
(Jadi kalau anda masih bisa menyebutkan banyak alasan kenapa mencintai pasangan anda, b’rarti anda belum bener2 mencintainya, dan mungkin anda belum berjodoh dengannya)
———————————————————————————————————————-
pada saat kita diputus pasangan kita..dan pasangan kita sudah mendapatkan jodohnya, pada saat itu kita merasa merugi saat putus, dan pasangan kita sungguh beruntung.
Pengalaman saya : selama 4 tahun, saya berusaha mengasihani diri saya dan mengatakan bahwa saya benar dan pasangan saya salah. Saya pun membenci dirinya, tapi semakin dibenci semakin kita mengingatnya.
Oleh karena itu, biarkanlah berlalu, jangan pikirkan pasangan kita yg menyakiti hati kita, jangan mengasihani diri kita sendiri, masih banyak ikan di-laut. pasti kita dikasih jalan untuk menemukan pasangan kita yg baru

Pelajaran Moral Ke-6
– Semakin kita berusaha benci dan melupakan mantan pacar kita, semakin kita mengingatnya.
– Cara terbaik untuk mengobati sakit karena patah hati adalah mencintai pasangan anda sekarang dengan setulus hati

Melebur Beda


Di hari keterbatasan ini

Apa yang kau pelajari?

Derasnya harus kita hadapi

Tak mudah menjalani cerita ini

Di hari keterbatasan ini

ambil semangat hati

Semua yang kamu percayai

menuntun langkahmu pulang di sini

Kita bersama meleburkan beda

Kita bersama memahami semua

Jangan dengarkan suara sumbangnya

karena kisahmu tertulis denganku

Percaya dengan yang kau rasakan

merasakan itu cinta

Percaya kebaikan Tuhan

Percayakan doa pada Tuhanmu

Akupun mencoba dengan caraku

Kita bersama meleburkan beda

Kita bersama memahami semua

Jangan dengarkan suara sumbangnya

karena kisahmu tertulis denganku

Semua yang kau takutkan

tak sebanding kebaikan Tuhan

maka teruslah kamu berjalan
Semua yang kau takutkan

tak sebanding kebesaran Tuhan

maka tetaplah kamu berjalan

 

Medio sapa September Ceria

Diketik di jam istirahat kantor Talavera Office Park, dibilangan Jakarta Selatan

Cerita Tentang Kita


Diketik kala jam istirahat kantor Gedung Talavera Office Park, di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan

Ketika perkataan tak lagi melakukan pembenaran fakta alias “tabayyun”, rasanya sakit sekali menerima perlakuan yang tak mengenakan. Tak sedikit orang menghujat tanpa melihat itu akan menyakitkan atau tidak. Jalan yang ingin ku tuju terkadang berbelok dengan yang ingin aku tuju, tak sedikit aral yang harus aku terima dan hadapi. Aku ingin segera melepas masa lajangku, agar aku bisa hidup dengan penuh ibadah bersama orang terkasih, agar tak ada lagi hujatan negatif terhadapku, agar tak ada lagi bisik-bisik yang mengganggu telingaku. Aku belajar memperbaiki diri, akan tetapi tak sedikit orang melihat itu benar. Aku menabung agar secepatnya bisa mencapai pintu yang di ridhoi. Aku butuh semangat, bukan celaan yang memojokkan.

tak sedikitpun aku berani untuk memegang tangan pria, hanya saja omongan demi omongan tak mengenakan di telinga membuatku terganggu, aku terkesan buruk dimata mereka.

setiap berbicara dengannya, itupun aku sertakan keluargaku, dan memang kebanyakan dirumah dalam berdiskusi, tapi kenapa jadi negatif. ingin segera aku menyudahinya. menjalani kehidupan yang damai dengannya segera. kasihan dia, diperolok dengan nada mengejek, padahal dia begitu baik dan santun, dia pria tersantun yang pernah aku temui. dia begitu menghargai perempuan.

7 hari mengenalnya, pasca lebaran aku diajak bersilaturahmi ke rumahnya. dikenalkan dengan orang tuanya, neneknya, adik-adiknya, bahkan sepupunya. ada kesungguhan ketika memperkenalkanku di keluarganya. wanita manapun akan senang jika diperlakukan seperti itu.  Aku kehabisan akal untuk menjelaskan pada semua orang yang bertanya mengapa aku nyaman dengannya, bibirku kelu saat semua kalimat yang sudah kusiapkan, namun tiba-tiba gugup dan tak dapat berbicara apa-apa, karena yang ku tau, dia ada dan aku ingin ia yang menjadi bagian hidupku. Semoga Allah melindungi dia selalu.

aku beruntung bisa mengenalnya, aku berdo’a… dalam keadaan apapun aku dapat tersenyum dan menghiburnya, sebagaimana dia selalu menghiburku.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.